Hukum Islam

Pembahasan tentang Bab Rukun Islam dan Rukun Iman.

Al - Qur'an

Al-Qur'an adalah kitab suci agama Islam. Umat Islam percaya bahwa Al-Qur'an merupakan puncak dan penutup wahyu Allah yang diperuntukkan bagi manusia dan bagian dari rukun iman yang disampaikan kepada Nabi Muhammad S.A.W melalui perantaraan Malaikat Jibril; dan wahyu pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad adalah sebagaimana yang terdapat dalam Al-Qur'an surat Al-'Alaq ayat 1-5.

Al - Hadits

Hadits adalah perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan dan persetujuan dari Nabi Muhammad yang dijadikan landasan syariat Islam. Hadits dijadikan sumber hukum Islam selain al-Qur'an, dalam hal ini kedudukan hadits merupakan sumber hukum kedua setelah al-Qur'an. Kedudukannya yang lebih lengkap adalah sebagai berikut: Al-Qur'an, Hadits, Ijtihad: Ijma (kesepakatan para ulama), Qiyas (menetapkan suatu hukum atas perkara baru yang belum ada pada masa Nabi Muhammad hidup).

Tauhid

Tauhid adalah konsep dalam aqidah Islam yang menyatakan keesaan Allah. Dalam pengamalannya ketauhidan dibagi menjadi 3 macam yakni tauhid rububiyah, uluhiyah dan Asma wa Sifat. Mengamalkan tauhid dan menjauhi syirik merupakan konsekuensi dari kalimat syahadat yang telah diikrarkan oleh seorang muslim..

Fiqh

Fikih adalah salah satu bidang ilmu dalam syariat Islam yang secara khusus membahas persoalan hukum yang mengatur berbagai aspek kehidupan manusia, baik kehidupan pribadi, bermasyarakat maupun kehidupan manusia dengan Tuhannya.Beberapa ulama fikih seperti Imam Abu Hanifah mendefinisikan fikih sebagai pengetahuan seorang muslim tentang kewajiban dan haknya sebagai hamba Allah.

Sunnah

Sunnah adalah segala yang di sampaikan oleh Rasulullah saw, baik berupa perkataan perbuatan atau pengakuan atau penetapan. Sunnah dalam Islam mengacu kepada sikap, tindakan, ucapan dan cara rasulullah menjalani hidupnya atau garis-garis perjuangan (tradisi) yang dilaksanakan oleh rasulullah. Sunnah merupakan sumber hukum kedua dalam Islam, setelah Al-Quran. Narasi atau informasi yang disampaikan oleh para sahabattentang sikap, tindakan, ucapan dan cara rasulullah disebut sebagai hadits. Sunnah yang diperintahkan oleh Allah disebut sunnatullah(hukum alam).

Gaya Hidup Islami

Prinsip dasar gaya hidup Islami.

Kumpulan Doa

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. ” (QS. Albaqarah: 186).

Sunday, December 20, 2015

Hadits Tentang Fisabilillah

Dari Abu Musa ( Abdullah ) bin Qais al-asy'ary ra. berkata : Rasulallah SAW ditanya mengenai orang orang yang berperang karena keberanian karena kebangsaan atau karena kedudukan, manakah diantara semua itu yang disebut Fisabilillah ? Rasulallah SAW menjawab :

" Siapa yang berperang semata mata untuk menegakkan Kalimatullah ( agama Allah ) maka itulah  Fisabilillah " ( HR. Bukhari dan Muslim )


http://caraislam.weebly.com/ ISLAM ITU INDAH

Hadits Tentang Halalnya Darah Seorang Muslim

Dari Ibni Mas'ud ra. telah berkata : Telah bersabda Rasulallah SAW :

" Tidak halal darah seorang Muslim kecuali disebabkan salah satu dari tiga perkara : Duda Janda yang berzina, Pembunuh dibalas bunuh dan Orang meninggalkan Agamanya, memisahkan diri dari Jema'ah ( Murtad ) HR.Bukhari dan Muslim.


http://caraislam.weebly.com/ ISLAM ITU INDAH

Hadits Tentang Keutamaan Mencintai Sesama Saudara

Dari Abi Hamzah Anas bin Malik ra.Rasulallah SAW berkata :

" Tidak sempurna iman seseorang diantaramu hingga mencintai saudaranya seperti ia mencintai diri sendiri " ( HR. Bukhari dan Muslim )


http://caraislam.weebly.com/ ISLAM ITU INDAH

Friday, December 18, 2015

Hadits Tentang Rukun Islam

Dari Abi Abdurrahman Abdillah bin Khattab  ra berkata : Aku telah mendengar Rasulallah SAW bersabda 


" Bangunan Islam itu atas lima perkara, Mengakui bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan sesungguhnya Muhammad itu utusan Allah, Mendirikan Shalat, Puasa di Bulan Ramadhan, Mengeluarkan Zakat, Mengerjakan Haji ke Baitullah ( HR. Buhari - Muslim ) "


http://caraislam.weebly.com/ ISLAM ITU INDAH

Wednesday, December 16, 2015

Sekapur Sirih Kawani




Bismillahirrohmanirrohim……

“Barang siapa yg menunjukkan suatu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang melakukannya” (HR. Imam Muslim)

AssalamualaikumWr.Wb

Salam silaturrahmi saya sampaikan khususnya kepada seluruh pengunjung blog ini, semoga kita semua senantiasa dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Kuasa dengan limpahan Rahmat HidayahNya serta diberikan kesehatan dan kecukupan dalam menjalani kegiatan sehari hari dengan RidhoNya.

Kawani  Media Group adalah blog yang dibangun dengan tujuan Belajar dan Berbagi tentang berbagai Pengetahuan Ilmu Agama, Kehidupan, Motivasi Diri, Optimasi Web/Blog, Komputer, Gadget dan Internet Marketing, Seputar Pendidikan, Wirausaha dan Usaha Iklan serta berbagai berita melalui situs situs yang dimuat di blog ini dengan Motto :


 “ Berbagi itu Indah, Berbagi itu Membahagiakan”.


Jujur, Kawani Media sebagai pemula dan hadir karena sebuah hoby berselancar di dunia maya tentunya masih begitu banyak kekurangan baik dari segi penampilan maupun penyajian topik - topik yang akan dibagikan (apakah itu tulisan asli maupun hasil copas dari beberapa sumber/situs resmi dan blog teman teman yang sudah begitu matang di dunia blog.) Terlepas dari banyaknya kekurangan itu, Kawani Media sangat berharap mendapat masukan baik berupa kritik dan saran yang membangun untuk hadir lebih baik dan bermanfaat bagi kita semua. “ KRITIK SARAN & MASUKAN ADALAH MOTIVASI BAGI KAMI  dan Kawani Media mohon izin kepada rekan rekan sekalian  yang postingannya saya copas kedalam blog ini untuk dapat diterbitkan sehingga membawa manfaat juga bagi pengunjung blog ini.

Blog Kawani Media Group akan berbagi tentang berbagai hal diantaranya:

                >Tentang Religius ( caraislamberbagi.blogspot.com )
                >Optimasi Blog dan Pendidikan Umum ( wanskawani.blogspot.com )
                >Tips Triks Komputer, Internet dan Elektronik ( kawanishare.blogspot.com )
                >Motivasi dan Informasi Wirausaha ( kawanienterpreuner.blogspot.com )
                >Life Style ( Seputar Kesehatan dan Kecantikanserta Fashion )
                >Ragam Usaha (untunglimbah.blogspot.com )
                >Usaha Iklan ( kawanimedianatama.blogspot.com )
                >Onlineshop ( belanjakawani.blogspot.com )
                >Berita Terkini dari berbagai Web News


Semoga ini semua dapat mempererat tali silaturahmi diantara kita para blogger mania dan tentunya bermanfaat.

WassalamuallaikumWr.Wb.

Salam,
Wawan Sihabuddin
Admin



http://caraislam.weebly.com/ ISLAM ITU INDAH

INDAHNYA BERBAGI "ILMU"


Indahnya Berbagi "ILMU"

Nikmat manakah yang engkau Dustakan? Sering sekali arti ayat ini di ulang- ulang dalam Qur’an Surat Arrohman. Berarti Allah telah melimpahan banyak kenikmatan pada Hambanya, lebih- lebih Allah akan melipatgandakan kenikmatannya bagi siapa saja yang beriman dan Bertaqwa serta orang-orang yang bersyukur.

Allah memberikan Nikmatnya tanpa pandang bulu, Adil merata dan Bijaksana serta merta bisa jadi. Inilah Indahnya Nikmat Allah. Eits..lebih Indah lagi kalo kita bisa berbagi atas Nikmat yang Allah berikan kepada sesama. Lalu apa ya yang bisa kita berikan terhadap sesama? Aha...Nie loh sobat; Ia sederhana, mudah n membahagiakan tentunya SMILE/SENYUM, Ia Menjaga kita bukan malah dijaga seperti harta yakni ILMU, Ia bisa dibawa dan banyak manfaat yaitu BENDA, ya benda apaun itu asal bernilai positif dan bermanfaat, Ia sehelai dan sering banyak dibutuhkan ya itulah UANG. Dalam kesempatan ini saya akan mengkaji Indahnya Berbagi “ILMU”

Ilmu itu sesuatu yang sulit digambarkan, namun Ia banyak arti, Bnayak manfaat serta menjaga kita. Dalam sebuah Hadist “ Menuntut Ilmu adalah suatu kewajiban bagi setiap Muslim (HR. Ahmad dan Ibnu Majah) Yupz wajib..kalo wajib berarti kudu kita lakukan. Benarkan? Ayuk kita tengok Hakikat Ilmu yang sesungguhnya. Hadist lain juga ada” Barang siapa yang menempuh perjalanan untuk menuntut Ilmu maka Allah memudahkan jalannya menuju Surga” (HR. Muslim) Subhanallah Surga?  Iya betuls surga adalah buahnya Ilmu.

Ilmu bak mentari yang menyinari dunia tiap hari, Ia tak lelah, Ia sabar dan selalu memberi cahayanya. Al kisah, Imam An –Nawawi seorang ulama yang sangat menakjubkan. Ia wafat pada usia 45 tahun dan Ia belum sempat berumah tangga karena hidupnya menuntut Ilmu dan kitabnya sering digunakan pada zaman saat ini. Imam Abu Hatim Ar Razy pergi mencari Ilmu dan menggumpulkan hadist dengan berjalan kaki. Al Khawarizmi dengan Ilmu Kimianya, In Rusyd dan Ibnu Sina pada bidang kodekteran, dan masih banyak lainya. Maka budaya menuntut ilmu adalah budaya Islam, Tinggalan para nabi dan sahabatnya, maka sebagai orang muslim kita wajib untuk menuntutnya terlebih dulu adalah ilmu agama yang denganya kelak akan menuntun seseorang kepada kebaikan dan Kebahagian dunia dan Akhirat.

Agar dapat bahagia dunia akhirat perlu diketahui syarat –syarat sukses dalam menuntut Ilmu antara lain:

1.        Ikhlas karena Allah SWT “Kalo kita udah Ikhlas, hemm semua dapet dech”kapan –kapan kita kaji tentang Manisnya Ikhlas.
2.       Dzaka, Artinya Kecerdasan. Bahwasanya kecerdasan seseorang itu bersumber dari dua rah yakni kecerdasan pemberian Allah dan Kecerdasan yang diusahakan dan telah dijelaskan dalam QS. Al Isra: 36

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.

3.       Hirsh yaitu Penuh jiwa yang semangat, kalo ga semangnat gimanan sukses.
4.        Isthibar, dalam menuntut ilmu diperlukan penuh kesabaran
5.       Adanya penunjang seperti Biaya atau Ongkos
6.       Irsyadu Ustad yakni petunjuk dan bimbingan sang guru atau ustadz.
7.       Thulu Zaman, ya Berilmu memerlukan waktu yang cukup panjang atau bertahun-tahun.
Selamat mencoba dan Panenlah buahnya. Ilmu Pahalanya selalu mengalir dan takan terputus, Ilmu meninggikan derajat seseoarang disisi Allah,  Ilmu adalah cahaya yang menerangi dan menerangi hidup ini. Ilmu adalah petunjuk, sedang kebodohan adalah kegelapan dan kesesatan. (QS Al Maidah : 15-16), yang maknanya : Hai ahli Kitab, Sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al kitab yang kamu sembunyi kan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan.

 Ilmu adalah Ibadah dan sampaikanlah walau satu ayat.”

“Jika kau ingin selamat maka Berilmulah, Jika kau ingin sukses maka Berilmulah”




http://caraislam.weebly.com/ ISLAM ITU INDAH

Monday, December 14, 2015

ILMU AL - QUR'AN


Ilmu Al-Qur’an

Ilmu al-Qur’an atau ‘Ulumul Qur’an adalah pembahasan-pembahasan yang berkaitan dengan al-Qur’an. Sebagian pokok-pokok pembahasan ilmu al-Qur’an dapat ditinjau dari segi turunnya ayat, urut-urutan ayat, pengumpulan ayat, penulisan ayat, pembacaan ayat, tafsir ayat, i’jaz, nasikh dan mansukh, atau bantahan terhadap hal yang menyebabkan keraguan terhadap al-Qur’an. Menurut az-Zaqrani, Ilmu al-Qur’an terdiri dari ilmu Auqat wa Mawathin an-Nuzul, Asbabun-nuzul, Tawarikh an-Nuzul, Adabi Tilawat al-Qur’an, Tajwid al-Qur’an, Fawatih as-Suwar, Qira’at al-Qur’an, Rasm al-Qur’an, Gharib al-Qur’an, I’rab al-Qur’an, Bada’i al-Qur’an, Ma’rifatil Muhkam wa al-Mutasyabih, Naskh wa al-Mansukh, Tanasubi Ayat al-Qur’an, Wujh wa an-Nazha’ir, Amsal al-Qur’an, Jidal al-Qur’an, Qasas al-Qur’an, Aqsam al-Qur’an, I’jaz al-Qur’an, dan Tafsir al-Qur’an. Imam as-Suyuti memperluas ilmu al-Qur’an degan ilmu alam, Handasah, kedokteran, dan lainnya.

Auqat wa Mawathin an-Nuzul

Auqat wa Mawathin an-Nuzul adalah ilmu Al-Qur’an yang mempelajari waktu dan tempat turunnya ayat Al-Qur’an. Auqat wa Mawathin an-Nuzul berasal dari dua kata, yaitu Auqat yang artinya “waktu-waktu” dan Mawathin artinya “tempat-tempat”. Dalam pembahasannya, bidang ilmu dibagi menjadi beberapa bagian, diantaranya: tertib masa turun ayat, tertib tempat turun ayat, tertib mahdu’ yang dibicarakan ayat yang diturunkan, tertib orang yang dihadapi nabi Muhammad saat ayat diturunkan

Tujuan ilmu ini adalah:

Untuk mengetahui marhalah-marhalah dakwah Islam dan langkah-langkah yang ditempuh Al-Qur’an.
Untuk mengetahui kesesuaian ayat-ayat Al-Qur’an dengan lingkungan Mekkah dan Madinah.
Untuk mengetahui uslub-uslub Makkiyah dan Madaniyah dalam menghadapi obyek dakwah.
Untuk menolak keraguan seseorang tentang keaslian Al-Qur’an.

Asbabun Nuzul

Asbābun Nuzūl (Arab: اسباب النزول, Sebab-sebab Turunnya (suatu ayat)) adalah ilmu Al-Qur’an yang membahas mengenai latar belakang atau sebab-sebab suatu atau beberapa ayat al-Qur’anditurunkan. Pada umumnya, Asbabun Nuzul memudahkan paraMufassir untuk menemukan tafsir dan pemahaman suatu ayat dari balik kisah diturunkannya ayat itu. Selain itu, ada juga yang memahami ilmu ini untuk menetapkan hukum dari hikmah dibalik kisah diturunkannya suatu ayat.[1] Ibnu Taimiyyah mengemukakan bahwa mengetahui Asbabun Nuzul suatu ayat dapat membantu Mufassir memahami makna ayat. Pengetahuan tentang Asbabun Nuzul suatu ayat dapat memberikan dasar yang kokoh untuk menyelami makna suatu ayat Al-Qur’an.

Kegunaan Asbābun Nuzūl

Untuk menjelaskan hikmah tentang pensyariatan terhadap hukum
Untuk mengkhususkan hukum yang bersifat umum.

Tawarikh an-Nuzul

Tawarikh an-Nuzul adalah ilmu Al-Qur’an yang menjelaskan masa dan tertib turunnya ayat al-Qur’an satu demi satu dari awal hingga akhir. Yang termasuk dalam Tawarikh an-Nuzul adalah ayat yang diturunkan pertama hingga terakhir, ayat yang diturunkan berulang-ulang, ayat yang diturunkan sekaligus atau terpisah, ayat yang pernah diturunkan kepada nabi sebelum Muhammad, dan ayat yang belum pernah diturunkan sebelumnya. Pada umumnya, ilmu ini digunakan para penafsir al-Qur’an untuk mengetahui marhalah-marhalah dakwah Islam secara rinci. Kegunaan lain adalah untuk mengetahui asas Tasyri’iyah. Dan yang paling penting adalah untuk menolak argumen orang-orang atau kelompok tertentu yang ingin menggoyahkan iman umat Muslim terhadap al-Qur’an.

Adabi Tilawat al-Qur’an

Adabi Tilawat al-Qur’an adalah ilmu Al-Qur’an yang membahas tata cara dan aturan seseorang dalam membaca Al-Qur’an dari segi kondisi lahir maupun batin.

Fawatih as-Suwar

Fawatih as-Suwar adalah ilmu Al-Qur’an yang membicarakan kalimat-kalimat pembuka suatu surah. Ilmu ini cenderung mempelajari arti dan tafsir kalimat-kalimat tersebut.

Qira’at al-Qur’an

Qira’at al-Qur’an adalah ilmu Al-Qur’an yang membahas perbedaan lafaz wahyu, baik dari segi menulisnya maupun membacanya

Rasm al-Qur’an

A.Pengertian Rasam al qur’an Rasm Al-Qur’an atau adalah ilmu yang mempelajari tentang penulisan Mushaf Al-Qur’an yang dilakukan dengan cara khusus, baik dalam penulisan lafal-lafalnya maupun bentuk-bentuk huruf yang digunakan. Rasimul Qur’an dikenal juga dengan sebutan Rasm Al-Utsmani, Khalifah Usman bin Affan memerintahkan untuk membuat sebuah mushaf Al-Imam, dan membakar semua mushaf selain mushaf Al-Imam ini karena pada zaman Usman bin Affan kekuasaaan Islam telah tersebar meliputi daerah-daerah selain Arab yang memiliki sosio-kultur berbeda. Hal ini menyebabkan percampuran kultur antar daerah. Sehingga ditakutkan budaya arab murni termasuk di dalamnya cara bacaan menjadi rusak atau bahkan hilang tergilas budaya dari daerah lainnya. Implikasi yang paling ditakutkan adalah rusaknya budaya orang arab akan menyebabkan banyak perbedaan dalam membaca Al-Qur’an.

B.Pendapat Ulama Tentang Rasam Al qur’an == Hukum dan Kedudukan Rasm Al-Qur’an ==Jumbur ulama berpendapat bahwa pola rams Utsmani bersifat tauqifi (bersifat qath’i yaitu perintah/petunjuk dari Allah dan Rasul) dengan alasan bahwa para penulis wahyu adalah sahabat-sahabat yang ditunjuk dan dipercayai Nabi saw. Pola penulisan tersebut bukan merupakan ijtihad para sahabat Nabi, dan para sahabat tidak mungkin melakukan kesepakatan (ijma) dalam hal-hal yang bertentangan dengan kehendak dan restu Nabi Muhammad dkk.

Sejarah dan Ulumul Al-Qur’an, Jakarta : Pustaka Firdaus. 2000, hal 19</ref> Terdapat sekelompok ulama berpendapat lain, bahwa pola penulisan di dalam rams Ustmani tidak bersifat tauqifi, tetapi taufiqi (hanya ijtihad para sahabat). Tidak pernah ditemukan riyawat Nabi mengenai ketentuan pola penulisan wahyu. Bahkan sebuah riwayat dikutip oleh Rajab Farjani : “Sesungguhnya Rasulullah saw, memerintahkan menulis Al-Qur’an, tetapi tidak memberikan petunjuk teknis penulisannya, dan tidak pula melarang menulisnya dengan pola-pola tertentu.

Gharib al-Qur’an

Gharib al-Qur’an ilmu Al-Qur’an yang membahas mengenai arti kata dari kata-kata yang ganjil dalam Al-Qur’an yang tidak biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Qira’at al-Qur’an

Qira’at al-Qur’an adalah ilmu Al-Qur’an yang membahas perbedaan lafaz wahyu, baik dari segi menulisnya maupun membacanya.

I’rab al-Qur’an

I’rab al-Qur’an adalah ilmu Al-Qur’an yang membahas kedudukan setiap kata dalam susunan kalimat (ta’bir), untuk mengetahui arti dan makna suatu ayat.

Bada’i al-Qur’an

Bada’i al-Qur’an adalah ilmu Al-Qur’an yang membahas keindahan bahasa dalam susunan Al-Qur’an baik mengenai sastra, keistimewaan, uslub, dan susunan kalimat-kalimatnya

Ma’rifatil Muhkam wa al-Mutasyabih

Ma’rifatil Muhkam wa al-Mutasyabih adalah ilmu Al-Qur’an yang menyatakan ayat-ayat mana yang dipandang muhkam ataumutasyabih.

Naskh wa al-Mansukh

Secara etimologi Nasakh dapat diartikan menghapus, menghilangkan, yang memindahkan, menyalin, mengubah dan menggganti.

Tanasubi Ayat al-Qur’an

Tanasubi Ayat al-Qur’an adalah ilmu Al-Qur’an yang membahas penyesuaian atau hubungan antara satu ayat Al-Qur’an dengan ayat lain, baik yang ada di depannya atau dibelakangnya. Ilmu ini bersifatitjihad, bukan tauqif.

Wujh wa an-Nazha’ir

Wujh wa an-Nazha’ir adalah ilmu Al-Qur’an yang membahas kata-kata dalam Al-Qur’an yang memiliki banyak arti dan makna yang dimaksud dalam suatu ayat. Wujh adalah lafal yang digunakan untuk beberapa makna, sedangkan an-Nazha’ir adalah lafal-lafal yang berhampiran maknanya

Amsal al-Qur’an

Amsal al-Qur’an adalah ilmu Al-Qur’an yang membahasperumpamaan-perumpamaan yang terdapat dalam Al-Qur’andengan mensyarah ayat-ayat perumpamaan yang ada di dalamnya

Jidal al-Qur’an

Jidal al-Qur’an adalah ilmu Al-Qur’an yang membahas tentang bantahan Al-Qur’an terhadap orang yang mengingkari seruan dan keterangan-keterangannya.

Qasas al-Qur’an

Qasas al-Qur’an adalah ilmu Al-Qur’an yang membahas tentang kisah-kisah umat-umat dan nabi-nabi terdahulu serta peristiwa-peristiwa yang terjadi semasa Al-Qur’an diturunkan. Faedah ilmu ini diantaranya: menjelaskan dasar-dasar dakwah yang disampaikan para nabi, sebagai penguat hati seorang muslim, dan menarik perhatian pendengarnya

Tajwid Al-Qur’an

Tajwīd (تجويد) secara harfiah bermakna melakukan sesuatu dengan elok dan indah atau bagus dan membaguskan, [1] tajwid berasal dari kata Jawwada (جوّد-يجوّد-تجويدا) dalam bahasa Arab. Dalam ilmuQiraah, tajwid berarti mengeluarkan huruf dari tempatnya dengan memberikan sifat-sifat yang dimilikinya. Jadi ilmu tajwid adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana cara membunyikan atau mengucapkan huruf-huruf yang terdapat dalam kitab suci al-Quranmaupun bukan.

Adapun masalah-masalah yang dikemukakan dalam ilmu ini adalahmakharijul huruf (tempat keluar-masuk huruf) [2], shifatul huruf (cara pengucapan huruf), ahkamul huruf (hubungan antar huruf), ahkamul maddi wal qasr (panjang dan pendek ucapan), ahkamul waqaf wal ibtida’ (memulai dan menghentikan bacaan) dan al-Khat al-Utsmani.

Pengertian lain dari ilmu tajwid ialah menyampaikan dengan sebaik-baiknya dan sempurna dari tiap-tiap bacaan ayat al-Quran. Para ulama menyatakan bahwa hukum bagi mempelajari tajwid itu adalahfardhu kifayah tetapi mengamalkan tajwid ketika membaca al-Quran adalah fardhu ain atau wajib kepada lelaki dan perempuan yang mukallaf atau dewasa.

Aqsam Al-Qur’an

Aqsamul Qur’an adalah salah satu dari ilmu-ilmu tentang al-Qur’an yang mengkaji tentang arti, maksud, hikmah, dan rahasia sumapah-sumpah Allah yang terdapat dalam al-Qur’an

I’jaz al-Qur’an

I’jaz al-Qur’an adalah ilmu Al-Qur’an yang membahas kekuatan susunan lafal dan kandungan Al-Qur’an, hingga dapat mengalahkan ahli-ahli bahasa Arab dan ahli-ahli lain



http://caraislam.weebly.com/ ISLAM ITU INDAH